Saturday, December 14, 2024

In between

Mungkin cuma aku. Tapi mungkin juga bukan cuma aku.

Yang aku tau pasti, setiap orang, punya “persimpangan”nya masing-masing dalam hidupnya.

Dari kecil, persimpangan yang semakin membawaku mengarungi labirin yang sampai saat ini, aku sendiri pun belum tau ujungnya. Persimpangan, yang membuatku tumbuh, hingga saat ini.

Memilih mengalah ataupun bersikeras.

Memilih bahagiaku atau orang-orang yang ku kasihi.

Memilih bertemu atau berpisah.

Memilih menyimpan kecewa, atau memaafkan.

Semua orang, punya persimpangannya masing-masing.

Tapi bolehkah, kali ini saja, aku memetik bunga dari taman itu untuk ku miliki, meski satu aja, untuk menemaniku? Aku sudah lelah, mengelilingi labirin, sendirian.

Bolehkah, layakknya, aku memintanya, sekali ini saja?

Friday, November 15, 2024

Ada apa lagi dengan hari ini?

 Tidak ada. lagi-lagi hanya hitam yang ku lihat.
Lagi-lagi masih pahit yang ku rasa.
Lagi-lagi masih dingin yang sama yang ku rasakan.

Berharap apa, Megita?
Berharap dia akan datang padamu, minta maaf padamu atas apa yang dia lakukan?
Hahaha.
Naif sekali anganmu.
Masuk logika pun tidak.

Apa hari ini aku bisa sanggup ya,
menjadi manusia diam seribu bahasa?

Wednesday, November 13, 2024

Hello Again

 2 tahun.
Waktu untuk terus terbentur, terbentur, dan terbentuk.
Sama halnya dengan hal yang selalu terjadi, dan seharusnya aku ingat sejak lama.
"Everything will come, with a risk"

Lalu bagaimana dengan 2 tahunmu?
Berlalu lalang yang semakin tak tentu.
Menahan mengubur semua yang kamu lakukan, dan pergi.
Tanpa arah.
Tanpa jejak yang ditinggalkan.
Tanpa asa yang pernah terucap.

Aku kecewa? Iya.
Aku marah? Iya.
Tapi apa gunanya semua itu saat ini?

Hidupku harus berjalan, begitu juga hidupmu.
Jalanku masih panjang, begitu juga jalanmu.
Yang aku tau, aku masih mau berjuang buat bahagiaku.
dan ku harap kau pun berjuang buat bahagiamu.

2 tahun mungkin sudah sangat cukup.
Lebih dari cukup, untuk mengetahui

Bahwa ada hal-hal di dunia ini, yang gak sepenuhnya di kepala kita.
yang gak sepenuhnya, dalam kendali kita.
Tetapi untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi hari demi hari, adalah pilihan kita masing-masing.

Tuesday, January 15, 2019

Ada

Ada yang dulu saling tak mengenal
Berlalu lalang sebagai orang asing, tanpa beban, tanpa warna apapun
Kertas itu masih bersih, mencoba siap untuk dilukiskan

Ada yang dulu memilih, hadir tanpa diundang
Bahkan rasanya pantas pun belum untuk terjun
Tertatih melangkah, masuk ke dalam dunianya

Ada yang dulu ada, sebagai telinga untuk saling bercerita
Berbagi tawa melihat dunia yang kejam
Yang tersenyum untuk sekedar menguatkan

Dan pada akhirnya, ia juga yang memilih pergi
Dengan dalih 'manusia paling hina' yang harus dia hindari
Tanpa alasan
Meletakkan kuasnya dan menggantinya dengan pisau
Merobek, berharap jejaknya takkan ada lagi
Dan sekarang, ada yang kembali saling tak mengenal
Berlalu lalang, tapi dengan rasa yang tertahan
Menahan untuk bangkit? Entahlah.

Iya, dunia selucu itu.
Tidak ada yang tau kapan kemudi itu akan berputar 180 derajat
Karena kita hanyalah seorang anak, yang diajak Ayahnya berkeliling dengan kendaraannya
Tidak ada yang tau, kapan kata 'ada' tetap menjadi 'ada'
Atau kata 'ada' jadi begitu perih

Jikalau 'manusia paling hina' ini boleh bicara,
Tapi mungkin baginya warnaku merusak kesempurnaannya.
Ya, mungkin hanya diam dan pergi
Mempercayai jalan dan kejutan dari Ayahnya selanjutnya, yang pasti akan baik seperti yang sudah sudah

Seperti katamu
Mengubah semua kata 'ada' menjadi 'tiada'


Dariku,
selembar kertas yang sudah disusun dan dilem kembali.

Saturday, October 11, 2014

One word. Love

Terkadang aku berfikir "apa cinta itu benar-benar ada?"

Aku gatau harus mulai bicara darimana. Mungkin satu-satunya tempat yang bisa menuangkan apa yg aku rasakan hanya disini.

Aku belajar sesuatu dari satu kata "cinta" aja. Tidak hanya satu. Itulah satu kata yang mengajarkan beribu hal.


Friday, July 25, 2014

H-40 Ngampus~

Yaak , I'm back~

Berhubung gue masih pengangguran , dan teman obrol gue itu udah ngampus (ngacak ajalah ya siapa) , jadi gue nyicil cerita ajadeh pra-ngampus~

Okesip. Lanjut


Tuesday, July 22, 2014

Hati-hati Kalau Bercerita

Pernah ngga sih lo rasain hal kayak judul diatas itu?

Jadi tempat sampah orang itu capek loh. Apalagi jadi tempat sampahnya orang yang kita suka. Pernah ngerasain? Dan terkadang orang itu gak mikir-mikir perasaan kita itu gimana.